Sabtu, 10 Januari 2015

PENGARAHAN PENGEMBANGAN ORGANISASI (MOTIVASI)

Pentingnya Motivasi
Sebelum kita membahas motivasi lebih dalam ada baiknya kita pahami terlebih dahulu arti kata motivasi. Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku, menurut Kartini Kartono motivasi menjadi dorongan (driving force) terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu.
Motivasi yang ada pada setiap orang tidaklah sama, berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain. Untuk itu, diperlukan pengetahuan mengenai pengertian dan hakikat motivasi, serta kemampuan teknik menciptakan situasi sehingga menimbulkan motivasi/dorongan bagi mereka untuk berbuat atau berperilaku sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh individu lain/ organisasi.
Sebagai mahasiswa, kita tentu ingin mendapatkan nilai atau hasil yang baik, dan hal tersebut dapat terwujud apabila kita selalu berusaha dan melakukan apa yang bisa membuat kita mendapatkan hasil yang terbaik. Keingingan yang terdapat pada diri seseorang individu yang merangsangnya untuk melakukan tindakan-tindakan ( GR terry ). Dalam hal itu, kesadaran tentang pentingya motivasi bagi perubahan tingkah laku harus kita miliki.
Selain penjelasan dari motivasi di atas, terdapat juga teori-teori motivasi yang masing-masing teori memiliki karakter berbeda-beda dan dalam hal ini terdapat beberapa kemiripan motivasi yang saya dapatkan dalam kehidupan saya dengan teori Mc Clelland.Dan untuk mengetahui kemiripan tersebut ada baiknya kita mengetahui sekilas tentang Mc Clelland.
Pandangan Motivasi dalam organisasi
Motivasi disebut dengan istilah kebutuhan(need),desakan(urge),keinginan(wish) dan dorongan (drive), yang semuanya ini  mempunyai  pengertian yang sama yaitu sebagai suatu keadaan yang ada pada diri seseorang yang mendorong untuk melakukan suatu kegiatan guna mencapai keinginan atau tujuan. Dorongan ini biasanya di wujudkan dalam bentuk perilaku.
Pandangan motivasi dalam organisasi dapat di lihat dari tiga jenis teori
1.        model tradisional
2.        model hubungan manusiawi
3.        model sumber daya manusiawi

Model tradisional
tidak lepas  dari teori manajemen ilmiah yang di kemukakan oleh Frederic winslow taylor. Model ini mengisyaratkan bagaimana manajer menunjukkan pekerjaan-pekerjaan yang harus di lakukan dengan system pengupahan insentif untuk memacu para pekerja agar memberikan produktivitas yang tinggi.
Teori produktivitas memandang bahwa tenaga kerja pada umumnya malas , dan hanya dapat di motivasi dengan memberikan penghargaan dalam ujud materi (uang). Pendekatan ini cukup efektif dalam banyak situasi sejalan dengan peningkatan efisiensi. Disini pemutusan hubungan kerja sudah merupakan suatu kebiasan dan para pekerja akan mencari jaminan daripada hanya kenaikan upah kecil dan sementara.
Model hubungan manusiawi
Elton mayo dan para peneliti hubungan manusiawi lainnya menemukan bahwa kontak-kontak social karyawan  pada pekerjaan adalah penting,kebosanan dan tugas yang rutin merupakan pengurangan dari motivasi. Untuk itu para karyawan perlu di motivasi melalui pemenuhan kebutuhan-kebutuhan social dan membuat mereka berguna dan penting dalam organisasi.
Model sumber daya manusia
Mcgregor,maslow,argyris dan likert mengkritik hubungan manusiawi, bahwa seorang bawahan tidak hanya di motivasi dengan memberikan uang atau keinginan untuk mencapai keputusan, tetapi juga kebutuhan untuk berprestasi dan memperoleh pekerjaan yang berarti , dalam arti lebih menyukai pemenuhan keputusan dari suatu prestasi kerja yang baik, di beri tanggung jawab yang lebih besar untuk pembuatan keputusan dan pelaksanaan tugas.

Teori teori motivasi
Teori petunjuk (prescriptive theories ) yaitu, bagaimana memotivasi para karyawan , yang di dasarkan atas pengalaman coba-coba.
Teori isi (content theories), menanyakan apa penyebab perilaku, macam teory ini yaitu  hirarki kebutuhan dari Abraham maslow , teori motivasi higeinis  freed rick herzberg dan teori prestasi david mccleland.
Teori proses (process theories ). Menjelaskan bagaimana perilaku di mulai dan di laksanakan . termasuk dalam hal ini , teori pengharapan , teori pembentuk perilaku , teori porter lawler dan teori keadilan.

Teori teori isi
Memusatkan pada penyebab perilaku terjadi dan berhenti yang terpusat pada kebutuhan, motif yang mendorong, menekan, memacu dan menguatkan karyawan melakukan kegiatan, juga berhubungan dengan faktor-faktor eksternal yang berupa insentif yang menyarankan, mendorong, menyebabkan dan mempengaruhi untuk melaksanakan suatu kegiatan. Penekanannya pada pengertian faktor-faktor internal dan kebutuhan. Ada tiga macam teori yang dipakai dalam teori isi, antara lain :
1.      Hirarki kebutuhan Maslow
Menekankan pada kebutuhan manusia yang tersusun dalam bentuk hirarki kebutuhan dari yang terendah sampai yang tertinggi serta kebutuhan yang telah terpuaskan berhenti menjadi motivator utama dari perilaku. Ada lima jenjang kebutuhan dalam hirarki kebutuhan Maslow, yaitu :
§  Kebutuhan aktualisasi diri dan pemenuhan diri (self-actualization needs)
§  Kebutuhan harga diri (esteem needs)
§  Kebutuhan sosial (social needs)
§  Kebutuhan keamanan dan rasa aman (safety and security needs)
§  Kebutuhan fisiologis (phisiological needs)

2.      Teori motivasi pemeliharaan Herzberg / teori motivasi higienis
Umumnya karyawan baru memusatkan perhatiannya pada pemuasan tingkat kebutuhan lebih rendah dalam pekerjaan pertama mereka, terutama rasa aman, bila telah terpuaskan akan memenuhi tingkat yang lebih tinggi, seperti kebutuhan inisiatif, kreatifitas dan tanggung jawab.
Ada dua kelompok faktor yang mempengaruhi kerja seseorang dalam organisasi, yaitu kepuasan kerja (job satisfaction) yang mempunyai pengaruh pendorong prestasi dan semangat kerja serta ketidak puasan kerja (job dissatisfaction) yang pengaruhnya negatif.
Disini dibedakan antara motivator dan faktor-faktor pemeliharaan (higienic factors = dissatisfiers). Motivator mempunyai pengaruh meningkatkan prestasi atau kepuasan kerja, sedang faktor pemeliharaan mencegah merosotnya semangat kerja. Faktor-faktor dalam teori motivasi pemeliharaan meliputi :
§  Pekerjaan yang kreatif dan menantang
§  Prestasi
§  Penghargaan
§  Tanggungjawab
§  Kemungkinan meningkat
§  Kemajuan






















3.      Teori Prestasi dari McClelland 
Ada korelasi positif antar kebutuhan berprestasi dengan prestasi dan sukses pelaksanaan. McClelland mengemukakan bahwa usahawan, ilmuwan dan profesional mempunyai tingkat motivasi prestasi diatas rata-rata. Orang yang berorientasi prestasi mempunyai karakteristik-karakteristik tertentu yang dapat dikembangkan, yaitu :
§  Menyukai pengambilan resiko yang layak sebagai fungsi keterampilan, menyukai tantangan dan menginginkan tanggung jawab pribadi untuk hasil yang dicapai.
§  Punya kecenderungan untuk menetapkan tujuan-tujuan prestasi yang layak dan menghadapi resiko yang sudah diperhitungkan.
§  Mempunyai kebutuhan yang kuat akan umpan balik tentang apa yang telah dikerjakan.
§  Punya keterampilan dalam perencanaan jangka panjang dan memiliki kemampuan organisasional.


Teori teori proses
Berkenaan dengan bagaimana perilaku timbul dan dijalankan. Adapun teori-teori yang berkenaan dengan teori-teori proses yaitu :
A.      Teori Pengharapan (Expectancy theory)
Dimana individu diperkirakan akan menjadi pelaksana dengan prestasi tinggi bila :
§  Kemungkinan usaha mereka mengarah ke prestasi yang tinggi.
§  Kemungkinan mencapai hasil yang menguntungkan.
§  Hasil-hasil tersebut akan menjadi pada keadaan keseimbangan, penarik efektif bagi mereka.
Menurut Victor Vroom (teori nilai pengharapan Vroom) orang dimotivasi untuk bekerja bila :
§  Usaha-usaha yang ditingkatkan akan mengarahkan ke balas jasa tertentu.
§  Menilai balas jasa dari hasil usahanya.

B.      Pembentukan Perilaku (Operant conditioning)
Teori ini dikemukakan oleh B.F. Skinner yang didasarkan pada hukum pengaruh (Law of Effect), bahwa perilaku yang diikuti dengan konsekuensi-konsekuensi pemuasan cenderung diulang, sedang perilaku yang diikuti konsekuensi hukuman cenderung tidak diulang.
Ada empat teknik yang dapat digunakan manajer untuk mengubah perilaku bawahan, antara lain :
§  Penguatan positif, bisa primer maupun sekunder.
§  Penguatan negatif, individu akan mempelajari perilaku yang membawa konsekuensi tidak menyenangkan dan menghindarinya di masa mendatang.
§  Pemadaman, dilakukan dengan peniadaan penguatan.
§  Hukuman, manajer mengubah perilaku bawahan yang tidak tepat dengan pemberian konsekuensi-konsekuensi negatif.

C.       Teori Porterm Lawyer
Merupakan teori pengharapan dari motivasi dengan versi orientasi masa mendatang dan menekankan antisipasi tanggapan atau hasil. Dasarnya yaitu kemungkinan usaha pengharapan yang dirasakan, usaha yang dijalankan, prestasi yang dicapai, penghargaan yang diterima, kepuasan yang terjadi dan mengarahkan ke usaha dimasa yang akan datang.
Model pengharapan menyajikan sejumlah implikasi bagi manajer tentang bagaimana seharusnya memotivasi bawahan dan implikasi. Implikasi ini mencakup :
1.        Pemberian penghargaan yang sesuai dengan kebutuhan bawahan.
2.       Penentuan prestasi yang diinginkan.
3.       Pembuatan tingkat prestasi yang dapat dicapai.
4.      Hubungan penghargaan dengan prestasi.
5.       Penganalisaan faktor-faktor yang bersifat berlawanan dengan efektifitas penghargaan.
6.      Penentuan penghargaan yang mencukupi.
Implikasi bagi organisasi adalah :
1.        Sistem penghargaan yang dapat memotivasi perilaku.
2.       Pekerjaan dibuat sebagai pemberian penghargaan secara intrinsik.
3.       Atasan langsung mempunyai peranan penting dalam proses motivasi.

D.      Teori Keadilan
Orang akan selalu membandingkan antara masukan dalam bentuk pendidikan, pengalaman, latihan dan usaha dengan hasil atau penghargaan yang diterima. Keyakinan tentang adanya ketidakadilan akan berpengaruh pada perilaku pelaksana kegiatan. Faktor kunci bagi manajer yaitu mengetahui apakah ketidakadilan dirasakan, bukan apakah ketidakadilan secara nyata ada. Teori keadilan ini memberikan implikasi bahwa penghargaan harus diberikan sesuai yang dirasa adil oleh individu yang bersangkutan

http://www.slideshare.net/banditznero/kuliah-11-motivasi
http://www.slideshare.net/andiazka/teori-organisasi-wasis-2

Jumat, 02 Januari 2015

MATERI KULIAH PENGANTAR SISTEM INFORMASI

KOMPUTER SEBAGAI ALAT BANTU SISTEM INFORMASI
Penggunaan program bantu sering kali tidak menjadi perhatian orang, karena program tersebut umumnya tidak begitu populer dan sifatnya yang hanya membantu meningkatkan untuk kerja saja.
Program bantu dibuat orang karena masih ada beberapa kekurangan pada paket-paket terintegrasi, padahal fungsi tersebut cukup dibutuhkan dalam pengoperasiannya sehari-hari.
Sebenarnya tanpa menggunakan program bantu sebuah paket aplikasi dapat berjalan mulus, dengan hadirnya program-program bantu ini, pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat selesai.

1. DASAR PEMPROSESAN DAN ARSITEKTUR KOMPUTER

DASAR PEMPROSESAN KOMPUTER

Komputer sebagai elemen dalam Sistem Informasi

  • Super Computer terutama digunakan untuk perhitungan ilmiah
  • Mainframe sebagai tulang punggung pengolahan di organisasi besar
  • Mini Computer dalam banyak hal melampaui kinerja unit yang lebih besar
  • Micro Computer sebagian besar sirkuit utamanya berbentuk silicon IC chip yang disebut Microprocessor
  • PC adalah micro computer yang digunakan oleh satu orang atau mungkin beberapa orang
  • Small Business computer adalah komputer mini/micro multiuser
  • laptop beratnya sekitar 4 kg
  • notebook beratnya sekitar 2-3 kg
  • Palmtop beratnya sekitar 1,5 kg
  • Pen Computer berkemampuan menerima input yang ditulis pada layarnya dengan pena khusus.
DASAR ARSITEKTUR KOMPUTER
  • Komputer pertama menggunakan magnetic drum dan magnetik core untuk penyimpanan primer
  • sejak tahun 1964 penyimpanan yang terbuat dari IC mulai menggantikan drum dan core
  • Penyimpanan primer ada dalam berbagai bentuk yang memberikan beragam kemampuan dalam hal operasi dan kecepatan yaitu RAM, ROM, dan Cache Memory RAM (Random Access Memory)
  • IC yang berfungsi sebagai bagian penyimpanan primer yang digunakan untuk menyimpan software dan data
  • RAM memungkinkan operasi baca maupun tulis
  • Mempunyai sifat mudah hilang (volatile) karena isinya hilang saat daya listrik dimatikan ROM (Read Only Memory)
  • Jenis khusus penyimpanan primer dapat dibaca tapi tidak dapat ditulis
  • Untuk menyimpan material seperti instruksi-instruksi yang memberitahukan komputer apa yang harus dilakukannya saat dinyalakan
  • bersifat tidak mudah hilang (nonvolatile) yaitu isinya tidak terhapus saat daya listrik sistem dimatikan Cache Memory
  • RAM khusus yang sangat cepat dan sangat mahal yang ditempatkan diantara RAM biasa dan Processor
  • Isi cache memory diperiksa oleh processor sebelum mencari instruksi program/data sdi RAM biasa
  • Jika cache memory mempunyai isi yang diperlukan, pengambilan dapat dilakukan lebih cepat daripada jika RAM bisa dilibatkan
Komponen hardware dan software bersama-sama membentuk arsitektur sistem komputer. terdapat perbedaan antara arsitektur komputer dan organisasi komputer. arsitektur komputer mengacu pada sistem dan bagian-bagiannya yang tampak oleh user, terutama programmer, sedangkan organisasi komputer menjabarkan bagaimana bagian-bagian komputer diatur dan dihubungkan untuk merealisasikan arsitektur komputer.
Stalling (1996) menyatakan bahwa arsitektur komputer berkaitan dengan atribut-atribut sebuah sistem yang tampak oleh seseorang programmer atau atribut yang memiliki dampak langsung pada eksekusi sebuah program.

Unit input
Unit input bertugas untuk mengelola masukan data ke dalam komputer. data atau arahan yang diberikan adalah dalam bentuk penulisan, bunyi, gambar, suara, isyarat dan sebagainya. unit input akan menukar arahan dan data yang diterima ke bentuk binary. contoh unit input ialah keyboard, mouse, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader), Scanner, MICR (Magnetic Ink Character Recognition), light pen, touch screen, joystick, barcode, dll

CPU
Central processing unit adalah suatu sentral kontrol dari suatu sistem komputer. CPU mempunyai beberapa fasilitas antara lain memberi address data dan program didalam main storage, mengambil dan memasukkan data, memproses data secara arithmatic dan logical, melaksanakan intruksi secara berturut-turut dan dapat merupakan penghubung antara main storage dan input atau output device.

Control section
secara langsung dapat mengambil intruksi-intruksi secara berturut-turut dan mengkoordinasi pelaksanaan instruksi, serta mengambil data dari storage.

Unit pengendali
  • mengatur dan mengendalikan alat input dan output
  • mengambil intruksi-intruksi dari memori utama
  • mengambil data dari memori utama
  • mengambil data dari memori utama untuk diolah
  • mengirim intruksi ke ALU jika ada intruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika.
  • menyimpan hasil proses ke memori utama
Unit penyimpanan primer

Arithematic logical unit (ALU)
ALU adalah operasi aritmatik dan logic
operasi arithmatic dan logika dibagi empat kelas:
  1. decimal arithmatic
  2. fixed - point arithmatic
  3. floating - point arithmatic
  4. logic operations
  • melakukan semua operasi aritmatika dengan dasar penjumlahan sehingga sirkuit elektronik yang digunakan disebut adder
  • melakukan keputusan dari suatu operasi logika sesuai dengan instruksi program
  • operasi logika meliputi perbandingan dua operand dengan menggunakan operator logika tertentu, yaitu sama dengan, tidak sama dengan, kurang dari, kurang atau sama dengan, lebih besar dari, dan lebih besar atau sama dengan.
Perangkat lunak
perangkat lunak adalah program atau sekumpulan program komputer yang khusus dirancang untuk menangani fungsi tertentu. pada umumnya istilah software menyatakan cara-cara yang menghasilkan hubungan yang lebih efisien antara manusia dan mesin komputer.
fungsi software:
  1. mengidentifikasi program
  2. menyiapkan aplikasi program sehingga tata kerja seluruh peralatan komputer terkontrol
  3. mengatur dan membuat pekerjaan lebih efisien
Perangkat lunak sistem
memungkinkan sebuah komputer beroperasi lebih efisien. yang termaksud dalam kategori ini adalah program sistem operasi, sistem manajemen database, generator laporan, job accounting sistem, tambahan untuk sistem operasi, asembler, compiler, program kontrol input atau output, translator, simulator, rutin diagnostik, program bantu debug, dan flowchart.
perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pengguna untuk komputer. perangkat lunak sistem biasanya disiapkan oleh pembuat perangkat keras (penjual atau pemasok perangkat keras seringdisebut sebagai vendor) atau perusahaan yang mengkhususkan diri dalam membuat perangkat lunak (penjual atau pemasok perangkat lunak). perangkat lunak sistem melaksanakan tugas-tugas dasar yang diperlukan semua pemakai komputer yang berhubungan dengan perangkat keras. ada tigas jenis dasar perangkat lunak sistem operasi (operating system), program utilitas dan penerjemah bahasa komputer (language translator).