Kamis, 15 Desember 2011

Pengenalan Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Aktifasi Sistem Operasi dan Menjalankan Aplikasi

Permasalahan yang terjadi pada saat komputer telah lolos dari POST akan lebih komplek karena melibatkan fungsi perangkat keras dan lunak yang lebih luas terutama perangkat lunak.Sehingga kemungkinan kesalahan akan semakin banyak . Karena secara umum komponen perangkat keras pada sistem PC tidak ada perubahan, tapi perangkat lunak yang terpasang bermacam-macam dan dimungkinkan akan sering berganti. Perangkat lunak yang terpasang di PC dibagi menjadi 2 yaitu : sistem operasi dan program aplikasi. Sistem operasi merupakan suatu perangkat lunak yang berfungsi untuk mengelola semua sumber daya sistem komputer diantaranya perangkat keras, program aplikasi, dan user untuk menjadi suatu sistem yang dapat bekerja dengan baik. Program aplikasi adalah perangkat lunak yang digunakan oleh user untuk melaksanakan pekerjaan atau aplikasi tertentu seperti mengetik, menggambar, menghitung, mendengarkan musik dll. Program yang dimaksud adalah semua perangkat lunak selain sistem operasi, seperti perkantoran, bahasa pemrograman, virus, utility dll. Sedangkan sistem operasi yang ada saat ini telah begitu banyak, diantaranya diproduksi oleh Microsoft seperti DOS dan Windows .

1. Prosedur Test

a) Aktifasi Sistem Operasi
sistem operasi yang digunakan dalam test ini adalah Windows 98, prosedur yang dilaksanakan adalah sebagai berikut :
  • menghidupkan PC
  • PC melakukan POST pada saat booting dan harus dapat dilewati
  • PC mulai mencari sistem operasi di media penyimpanan dengan urutan prioritas berdasarkan setting BIOS, misalkan CDROM, HDD lalu Diskdrive
  • PCmenjalakan Sistem Operasi yang didahului dengan menjalankan file-file sistem yaitu MS Dos.sys, IO.sys, Himem.sys dan command com
  • jika proses ke 4 berhasil maka selanjutnya dijalankan config.sys dan autoexe.bat.
  • pengecekan konfigurasi sistem windows yaitu file sistem ini dan win. ini dan dijalankan
  • pengecekan adanya file stratup dan dijalankan 
  • pengecekan kondisi hardware melalui device manager
  • pengecekan kondisi Start UP menu dan fungsi-fungsi dasar sistem operasi yaitu mengkopi file, memindahkan file, mengganti nama file, membuat folder/direktori dan lain-lain.
  • pengecekan prosedur shutdown. 
b) Program aplikasi
  • pengecekan program aplikasi dengan menjalankan program dan menutup program
  • pengecekan fungsi-fungsi menu program aplikasi
  • pengecekan besarnya file-file program aplikasi, yaitu dibandingkan dengan master, terutama file-file eksekusi (file yang berakstensi EXE dan COM) dan file hasil program aplikasi misal dokumen dari Ms Word.
  • pengecekan terhadap kecepatan mengakses program aplikasi dan data

2) Pesan/Peringatan Kesalahan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar