Diagnosis mencari dan memecahkan kerusakan
diagnosis ini meliputi 3 kategori,yaitu:
a. software (bad command or file name, disk not ready, internal error over flow)
b. configuration error code (configuration too large for memory, 201 error system unit,601 parity chech x)
c. system lockup
Proceduce diagnosa dan troubleshooting
langkah mendiagnosis permasalahan
- mengidentifikasi masalah
- menganalisis masalah
- mengklarifikasi permasalahan
- menentukan hipotesa awal penyebab masalah
- mengisolasi masalah
- tindakan masalah
cek level tegangan power supply pada slot i/o
diagnosa
- apakah card utama tersambung dengan baik?
- apakah kipas power supply berputar?
- apakah sambungan p8 dan p9 tersambung dengan baik?
perbaiki power supply dengan cara mengganti dengan power supply yang baru.
Diagnosa POST
a. test 1 (basic system error), sistem terhenti dan tanpa tampilan dan suara beep,walaupun kursor mungkin nampak.
b. test 2 (extended system error), suatu suara beeppangjang diikuti dan suatu suara beep pendek dan eksekusi post terhenti.
c. test 3 (display error) satu suara beep panjang diikuti dan 2 suara beep pendek dan post melanjutkan dan test berikutnya.
d. test 4 (memory error) ada tampilan angka yang menunjukan kode kesalahan
e. test 5 (keyboard error) ada tampilan angka 19 menunjukan kode kesalahan
f. test 6 (driver error) ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukan kode kesalahan
2. cek 2 signal clock
ukur signal CLK, OSC, PCLK, Reset Drv, I/O ch Rdy, I/O ch chk pada pin slot I/O dengan memakai logic probe atau osiloskope.
diagnosa
- jika tiga ada signal CLK, OSC, PCLK, CEK kristal dan rangkaian pembangkit clock
- jika reset DRV elalu tinggi, periksa signal power good. rangkaian power on reset dan kondisi saklar reset manual
- jika tidak ada signal I/O CH RDY dan I/O CH CHK lepas dan periksa semua daughter boards. Jika masih bermasalah, permasalahan ada pada motherboard dan tempat rangkaian
cara perbaikinya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard baru
3. cek 3 CPU dan DMA
cek signal Ale, MEMR, Memw, Ior, Iow, Aen dengan memakai logic probe atau osiloskope.
diagnosa
- apabila signal Ale, MEMR, Memw, Ior, Iow bukan pulsa, cek motherboard bagian CPU
- apabila signal AEN bukan pulsa, cek bagian DMA.
cara perbaikannya adalah gantilah motherboard tersebut dengan motherboard yang baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar