Selasa, 13 Desember 2011

Pengenalan Pesan/Peringatan Kesalahan Saat Booting pada PC Melalui POST

POST (Power On Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik. POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam rom atau flash ROM BIOS.

1. Prosedur POST
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting (proses awal pembacaan data saat komputer dinyalakan.
  • Test Power Supply ditandai dengan lampu powerhidup dan kipas pendingin power supply berputar.
  • Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat di hidupkan, kemudia CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya
  • Pengecekan terhadap BIOS dan isinya. Bios harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (melompat) ke alamat program POST.
  • Pengecekan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (setting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan. 
  • Melakukan pengecekan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
  • Memori sebesar 16 KB haru tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
  • Pengecekan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor. 
jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST. Pesan/peringatan kesalahan berupa kkode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan dilayar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.


2. Pesan/Peringatan Kesalahan POST
Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut :
  1. CPU dan Monitor mati, tidak ada beep = - Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V
                                                                          - Power supply

     2. CPU hidup, Monitor mati, tidak ada beep = - instalasi kabel data dari VGA card ke monitor
                                                                            - monitor

     3. CPU hidup, Monitor mati, ada beep = disesuaikan dengan beep

Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukan sesuai dengan BIOS yang digunakan.

 
 Kode Beep AWARD BIOS


 
 Kode Beep AMI BIOS


Kode Beep IBM BIOS 


Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baik dan terinstalasi dengan benar. user dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Contohnya:

Keyboard error = untuk masalah pada keyboard 
CMOS error = cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral
HDD not Install = harddisk tidak terpasang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar